Jualan jalan terus, stok dan untungnya ikut kehitung.
Kasir, stok, harga grosir bertingkat, sampai HPP per barang. Dipasang khusus untuk tokomu — bukan aplikasi kasir umum yang kamu paksa menyesuaikan diri.
Instance sendiri per toko ·Datanya milik kamu ·Tanpa potongan per transaksi
Yang bikin repot bukan jualannya
Barang habis baru ketahuan saat pembeli menanyakannya, dan kulakan jadi tebak-tebakan: yang laku kehabisan, yang lambat menumpuk.
Laci penuh belum tentu untung. Kalau modal dan harga jual tidak pernah ditandingkan, yang kelihatan cuma omzet.
Selisih kas yang baru ketahuan seminggu kemudian sudah tidak bisa ditelusuri — siapa shift-nya, nota mana, jam berapa.
Yang sudah jalan hari ini
- Kasir QRIS, tunai, dan transfer
- Stok berkurang otomatis, penjualan ditolak kalau stok kurang
- Harga grosir bertingkat: beli banyak, harganya ikut turun
- HPP per barang, jadi ketahuan untung bersihnya
- Penjualan tempo dengan tanggal jatuh tempo
- Tutup shift: selisih tunai, QRIS, dan transfer ketahuan hari itu (tambahan)
- Stok opname dengan catatan siapa yang menghitung dan kapan
- Laporan harian dan bulanan, ekspor PDF dan Excel
- PPN kalau tokomu memang memungutnya
- Struk thermal 58 mm
- Produk, harga, dan stok awal diimpor dari Excel-mu
- Stok per cabang kalau tokomu lebih dari satu
Yang belum ada — kami sebut di depan
Beberapa di antaranya mendasar untuk toko kelontong. Kalau salah satunya mutlak buatmu, tunggu dulu — jangan bayar sekarang.
- Pindai barcode dari layar kasir belum mulus. Scanner USB sudah dikenali dan dicocokkan ke kode barang, tapi belum tertangkap kalau kursor sedang di kolom pencarian, dan belum ada pindai lewat kamera.
- Satuan bertingkat belum ada. Kulak per dus lalu jual per pcs harus dibuat sebagai dua barang terpisah dengan stok terpisah.
- Kolom uang diterima dan kembalian belum ada di layar kasir, begitu juga perintah buka laci kas otomatis.
- Retur barang cepat belum ada. Koreksi nota harus lewat permintaan edit yang disetujui pemilik atau manajer.
- Kasbon per pelanggan, poin, dan harga khusus langganan belum ada. Penjualan tempo tercatat per nota, belum terkumpul per orang.
- Sebagian istilah menu masih bahasa percetakan — Qendali lahir di digital printing, dan penggantian labelnya sedang dikerjakan.
Daftar ini kami perbarui begitu ada yang selesai. Kalau kamu mau ikut menentukan urutannya, itu justru yang kami cari sekarang.
Harganya
Bayar bulanan, tanpa potongan per transaksi. Ada paket yang lebih kecil untuk yang baru mulai, dan yang lebih besar kalau tokomu sudah bercabang.
Usaha
Toko yang sudah punya stok bahan dan karyawan.
- 1 lokasi, 5 pengguna
- Inventori, stok opname, supplier
- HPP & laba kotor per item
- DP/piutang dengan jatuh tempo
- Invoice & surat penawaran
Yang sering ditanyakan
Tokoku belum pakai barcode. Bisa?
Bisa. Kasir mencari barang dengan mengetik nama atau kodenya, dan produk bisa disaring per kategori. Kalau tokomu sudah terlanjur pakai scanner, kodenya dicocokkan ke kode barang — tapi seperti kami sebut di atas, alurnya belum semulus yang seharusnya.
Data barang saya masih di Excel. Harus diketik ulang?
Tidak. Produk, harga, HPP, dan stok awal diimpor dari file Excel-mu, dan itu termasuk dalam biaya pemasangan. Daftar pelanggan kami masukkan manual karena impornya belum ada.
Kalau tokoku ada dua?
Stok dicatat per cabang, dan laporannya bisa dilihat gabungan atau sendiri-sendiri. Jumlah cabang mengikuti paket yang kamu ambil.
Data penjualan saya disimpan di mana?
Setiap pelanggan Qendali dapat instance sendiri — database terpisah, tidak dicampur dengan usaha lain. Datanya milik kamu dan bisa diekspor kapan saja tanpa minta izin ke kami.
Jualan jalan terus, stok dan untungnya ikut kehitung.
Kasir, stok, harga grosir bertingkat, sampai HPP per barang. Dipasang khusus untuk tokomu — bukan aplikasi kasir umum yang kamu paksa menyesuaikan diri.
Ceritakan tokomu lewat WhatsApp