Halaman Iklan Meta
Setelah tersambung, halaman ini menampilkan ringkasan per cabang dan tabel campaign: belanja iklan, klik/CTR, jumlah chat, biaya per hasil (CPR), omzet, closing, ROAS, dan performa video. Lead yang datang dari iklan Click-to-WhatsApp otomatis ditandai iklan asalnya. Patokan KPI tertulis di bawah judul: CTR ≥2%, ROAS ≥4×, CPR ≤ 5% dari profit.

Tombol di gambar
- 1
Kelola Label
Membuat label (misalnya per cabang) untuk memisahkan biaya dan lead iklan.
- 2
Segarkan
Menarik ulang data terbaru dari Meta.
- 3
Dari
Tanggal awal periode.
- 4
Sampai
Tanggal akhir periode.
- 5
Label
Menyaring campaign per label.
- 6
Gagal memuat data iklan
Muncul kalau token WhatsApp/Meta belum disimpan. Iklan Meta memakai token yang sama dengan WhatsApp resmi.
Label custom iklan
Label dipakai untuk memisahkan biaya dan lead iklan per cabang atau per divisi. Kalau label ditautkan ke cabang, lead dari iklan berlabel itu otomatis masuk ke cabang tersebut.

Tombol di gambar
- 1
Nama Label
Nama label, misalnya "Cabang Kota". Pilih cabang di sebelahnya (opsional), lalu klik "+ Simpan".
Langkahnya
- Klik "Kelola Label".
- Ketik nama label, pilih cabang bila perlu, klik "+ Simpan".
- Di tabel campaign, pilih label untuk tiap campaign.
Alur kerja
Iklan → chat → closing → hitung ROAS
Menilai apakah iklan benar-benar menghasilkan uang.
Yang sering ditanyakan
Kenapa muncul "Token WhatsApp belum diset"?
Iklan Meta membaca data lewat token Meta yang sama dengan WhatsApp resmi. Simpan token di Chat & Iklan → Pengaturan Channel.
Apakah biaya iklan di sini sama dengan tagihan Facebook?
Angka belanja diambil dari Meta, tapi tagihan resmi tetap di Meta Ads Manager.
Kenapa omzet iklan lebih kecil dari belanja?
Omzet hanya dihitung dari lead iklan yang benar-benar closing. Kalau CS belum meng-convert lead, omzetnya belum tercatat.