Laba per Project

Peringkat semua event berdasarkan laba: pemasukan, pengeluaran, laba, dan margin tiap proyek. Dipakai owner untuk melihat proyek mana yang paling menguntungkan dan mana yang rugi.

Menu di aplikasi
Keuangan → Laba per Project
Untuk
Owner, Admin keuangan
Paket
Tersedia di paket Vendor Event
Isi bab ini
  1. Ringkasan semua proyek
  2. Leaderboard & unduh laporan
  3. Cara laba dihitung
  4. Bukti 1: laba sebelum belanja dicatat
  5. Bukti 2: catat belanja dari RAB
  6. Bukti 3: laba sesudah belanja dicatat
  7. Kenapa ada proyek yang minus?
  8. Alur kerja
  9. Yang sering ditanyakan

Ringkasan semua proyek

Angka diambil dari catatan keuangan yang ditandai ke event: DP dan pelunasan dari RAB, belanja harian yang dicatat ke RAB, gaji borongan yang sudah dibayar, entri yang kamu catat sendiri (di tab Profit event atau di Cashflow Bisnis), dan modal rencana untuk item RAB yang belum dibelanjakan. Semuanya masuk otomatis — kamu tidak perlu menyalin apa pun ke sini.

Halaman Laba per Project dengan kartu total
Halaman Laba per Project dengan kartu total
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Menu Laba per Project

    Di grup Keuangan.

  2. 2

    Export CSV

    Mengunduh peringkat untuk Excel.

  3. 3

    Periode

    Hari Ini sampai Semua/Kustom, berdasarkan tanggal entri keuangan.

  4. 4

    Semua Status

    Saring status event (Terjadwal, Berlangsung, Selesai, …).

  5. 5

    Urutan

    Urutkan menurut profit, income, expense, atau margin.

  6. 6

    Total Profit

    Total laba semua event di periode ini.

  7. 7

    Avg Margin %

    Rata-rata margin.

Leaderboard & unduh laporan

Event berlaba terbesar di atas (🥇🥈🥉). Tiap baris berisi income, expense, laba, dan margin. Centang beberapa event untuk mengunduh laporan proyeknya sekaligus.

Leaderboard laba per event dengan dua event dicentang
Leaderboard laba per event dengan dua event dicentang
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Kotak centang

    Memilih event untuk diunduh sekaligus.

  2. 2

    Pilih Semua

    Mencentang semua event yang tampil. Bersihkan untuk melepas.

  3. 3

    Download ZIP

    Mengunduh laporan proyek (PDF) semua event yang dicentang dalam satu file ZIP.

  4. 4

    Baris event

    Klik baris (atau ikon panah di kanan) untuk membuka detail event; tab Profit di sana menampilkan rincian per kategori.

  5. 5

    Laba · margin

    Laba event dan persentasenya. Merah = rugi atau pelunasan belum tercatat.

Cara laba dihitung

Laba = uang dari klien − biaya. Uang dari klien adalah DP, pelunasan, dan pemasukan lain. Biaya terdiri dari dua bagian: (1) biaya nyata — belanja harian, gaji borongan yang sudah dibayar, dan biaya yang kamu catat manual; ditambah (2) modal rencana dari RAB untuk item yang BELUM dibelanjakan. Begitu satu item dibelanjakan, modal rencananya diganti nominal belanjanya, jadi barang yang sama tidak pernah dihitung dua kali. Selama sebagian barang belum dibeli, labanya tetap realistis karena biaya yang masih akan keluar sudah ikut dihitung. Di daftar Cashflow Bisnis dan di 10 Entry Cashflow Terbaru (tab Profit event), entri modal rencana ini bertanda Rencana RAB dengan nominal abu-abu: rencana itu dipakai untuk menghitung laba di sini, tapi tidak dijumlahkan sebagai uang di total Cashflow Bisnis.

Bukti 1: laba sebelum belanja dicatat

Tab Profit event Panggung Festival Kuliner sebelum belanja backdrop dicatat. Pengeluaran Rp 18.500.000 masih memakai modal rencana backdrop Rp 1.280.000, sehingga laba Rp 8.000.000.

Kartu Total Expense Rp 18.500.000 dan Laba Kotor Rp 8.000.000
Kartu Total Expense Rp 18.500.000 dan Laba Kotor Rp 8.000.000
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Total Expense

    Rp 18.500.000: biaya nyata + modal rencana item yang belum dibelanjakan.

  2. 2

    Laba Kotor

    Rp 26.500.000 − Rp 18.500.000 = Rp 8.000.000.

Bukti 2: catat belanja dari RAB

Buka RAB event itu, gulir ke Modal vs Real Cost, lalu klik Catat Belanja. RAB-nya sudah terpilih; pilih item yang dibeli dan isi nominalnya. Kamu tidak perlu memilih event — belanja otomatis ditandai ke event milik RAB ini.

Form Catat Belanja Rp 1.150.000 untuk Cetak backdrop panggung
Form Catat Belanja Rp 1.150.000 untuk Cetak backdrop panggung
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Nominal *

    Uang yang benar-benar dibayar: 1150000.

  2. 2

    RAB Proyek *

    Terisi otomatis dengan RAB yang sedang dibuka.

  3. 3

    Untuk apa? *

    Item RAB yang dibeli. Inilah yang membuat modal rencana item ini diganti nominal belanja.

  4. 4

    Simpan

    Mencatat belanja, mengurangi saldo kas belanja, dan menghitung ulang laba event.

Langkahnya

  1. Buka RAB Panggung Festival Kuliner, gulir ke Modal vs Real Cost.
  2. Klik Catat Belanja.
  3. Isi Nominal 1150000, pilih "Cetak backdrop panggung 8x4 m" di Untuk apa?, tanggal hari ini.
  4. Klik Simpan.

Bukti 3: laba sesudah belanja dicatat

Buka lagi tab Profit event yang sama. Pengeluaran turun menjadi Rp 18.370.000 (modal rencana Rp 1.280.000 diganti belanja Rp 1.150.000) dan laba naik menjadi Rp 8.130.000. Angka yang sama muncul di leaderboard halaman ini.

Kartu Total Expense Rp 18.370.000 dan Laba Kotor Rp 8.130.000
Kartu Total Expense Rp 18.370.000 dan Laba Kotor Rp 8.130.000
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Total Expense

    Rp 18.370.000 = Rp 18.500.000 − Rp 1.280.000 + Rp 1.150.000.

  2. 2

    Laba Kotor

    Naik Rp 130.000 menjadi Rp 8.130.000 — persis selisih hemat belanja backdrop.

Kenapa ada proyek yang minus?

Contoh di gambar: Booth Expo Pendidikan baru menerima DP Rp 4.000.000, sementara modal rencana seluruh item (Rp 5.275.000) sudah dihitung sebagai biaya yang akan keluar. Labanya berubah positif begitu pelunasan diisi di RAB dan RAB disimpan.

Tab Profit event yang baru menerima DP
Tab Profit event yang baru menerima DP
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Total Income

    Uang yang sudah masuk untuk event ini.

  2. 2

    Laba Kotor

    Income − Expense.

  3. 3

    Margin %

    Laba dibagi income. Merah "Risky" bila di bawah 15%.

Alur kerja

Yang sering ditanyakan

Event saya tidak ada di daftar?

Event baru muncul setelah ada entri keuangan yang ditandai ke event itu — biasanya setelah RAB-nya (dari Pengajuan event) disimpan.

Apakah belanja harian ikut mengurangi laba di sini?

Ya. Belanja yang dicatat ke RAB event langsung masuk. Untuk item yang sudah dibelanjakan, nominal belanjanya menggantikan modal rencana; item yang belum dibeli tetap dihitung pakai modal rencana.

Apakah barang yang sudah dibeli dihitung dua kali (modal + belanja)?

Tidak. Satu item hanya dihitung sekali: modal rencana selama belum dibeli, nominal belanja setelah dibeli.

Kenapa margin event saya merah?

Pelunasan belum diisi di RAB, atau biayanya memang melebihi pemasukan. Cek tab Profit event untuk rinciannya.

Bisa kirim laporan proyek ke klien?

Bisa. Di tab Profit event klik Download Project Report (PDF), atau centang beberapa event di sini lalu Download ZIP.

Kenapa laba di sini tidak sama dengan saldo di Cashflow Bisnis?

Keduanya menjawab pertanyaan berbeda. Cashflow Bisnis hanya menjumlahkan uang yang sudah benar-benar masuk/keluar; entri Rencana RAB tidak ikut. Laba per Project ikut menghitung modal rencana untuk barang yang belum dibelanjakan, supaya laba proyek tidak terlihat terlalu besar sebelum semua barang dibeli.