Katalog Produk

Tempat membuat dan merapikan semua barang dan jasa yang kamu jual: nama, kategori, satuan, varian, SKU, harga jual, harga modal, harga grosir, dan resep bahan. Semua produk yang muncul di kasir berasal dari sini.

Menu di aplikasi
Inventori & Stok → Katalog Produk
Untuk
Owner, Admin
Paket
Semua paket
Isi bab ini
  1. Mengenal layar Katalog Produk
  2. Menyiapkan kategori
  3. Mengubah, menghapus, dan membuat sub-kategori
  4. Menyiapkan satuan (unit)
  5. Mengaktifkan harga per luas (m²) untuk percetakan
  6. Tambah produk: informasi dasar
  7. Mode harga, produksi, dan lacak stok
  8. Mengisi varian, harga, dan stok awal
  9. Produk tanpa stok (dibuat sesuai pesanan)
  10. Harga grosir bertingkat
  11. Biaya khusus per varian (Ingredient Varian)
  12. Resep bahan (BOM): potong bahan otomatis
  13. Produk dengan harga per m² (banner, spanduk)
  14. Varian untuk produk per m²
  15. Mencari produk
  16. Mengubah produk
  17. Mengubah varian dan harga grosir
  18. Mengubah resep bahan
  19. Menghapus produk
  20. Alur kerja
  21. Yang sering ditanyakan

Mengenal layar Katalog Produk

Layar ini menampilkan semua produk beserta variannya dalam satu tabel: SKU, kategori, satuan, harga jual, dan harga modal. Stok tidak ditampilkan di sini — jumlah stok dan mutasinya diatur di Manajemen Stok.

Tabel katalog produk Grafika Lestari dengan tombol Kelola Kategori, Kelola Unit, dan Tambah Produk
Tabel katalog produk Grafika Lestari dengan tombol Kelola Kategori, Kelola Unit, dan Tambah Produk
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Kelola Kategori

    Membuka jendela untuk menambah, mengganti nama, atau menghapus kategori produk (mis. Cetak Digital, Banner & Spanduk).

  2. 2

    Kelola Unit

    Membuka jendela satuan (Lembar, Box, m², Pcs, Rim, ml). Satuan ini dipilih saat membuat produk.

  3. 3

    Tambah Produk

    Membuka formulir produk baru. Setelah disimpan, produk langsung muncul di kasir.

  4. 4

    Kolom cari

    Ketik nama produk, SKU, atau nama varian. Tabel langsung menyaring tanpa perlu menekan Enter.

  5. 5

    Tautan Manajemen Stok

    Pindah ke layar stok untuk menambah/mengurangi stok, pembelian, dan riwayat.

  6. 6

    Ikon pensil (Ubah)

    Membuka halaman Edit Produk untuk mengubah nama, harga, varian, atau resep.

  7. 7

    Ikon tempat sampah (Hapus)

    Menghapus produk beserta semua variannya. Muncul pertanyaan konfirmasi dulu sebelum benar-benar dihapus.

Menyiapkan kategori

Buat kategori dulu sebelum membuat produk, karena setiap produk wajib punya kategori. Contoh untuk percetakan: Cetak Digital, Banner & Spanduk, Stiker, Merchandise, dan Bahan Baku.

Jendela Kelola Kategori dengan kolom nama kategori baru dan tombol Tambah
Jendela Kelola Kategori dengan kolom nama kategori baru dan tombol Tambah
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Nama kategori baru

    Ketik nama kategori, misalnya "Kartu Nama".

  2. 2

    Tambah

    Menyimpan kategori. Kategori baru langsung muncul di daftar dan bisa dipilih di formulir produk.

  3. 3

    Pilihan induk (— Kategori Utama —)

    Biarkan "Kategori Utama" untuk kategori biasa, atau pilih kategori lain supaya yang baru menjadi sub-kategorinya.

  4. 4

    Hitung sebagai produk (pcs) di laporan CRM

    Biarkan tercentang untuk produk biasa. Matikan untuk komponen tambahan (mis. finishing) supaya tidak dihitung sebagai pcs terpisah di laporan.

  5. 5

    — Bukan kategori produksi —

    Hubungkan kategori ke jenis produksi (mis. Produksi Banner) bila produknya dikerjakan operator, supaya masuk hitungan papan peringkat operator.

Langkahnya

  1. Di Katalog Produk, klik Kelola Kategori.
  2. Ketik nama kategori di kolom paling atas.
  3. Klik Tambah (atau tekan Enter). Ulangi untuk kategori lain.

Mengubah, menghapus, dan membuat sub-kategori

Di bagian bawah jendela yang sama ada daftar semua kategori. Setiap baris punya tiga tombol.

Daftar kategori dengan tombol sub-kategori, edit, dan hapus di baris Bahan Baku
Daftar kategori dengan tombol sub-kategori, edit, dan hapus di baris Bahan Baku
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Folder + (Tambah sub-kategori)

    Membuat sub-kategori di bawah kategori itu, misalnya "Kertas" di bawah Bahan Baku.

  2. 2

    Pensil (Edit)

    Mengganti nama kategori. Produk di dalamnya ikut pindah ke nama baru.

  3. 3

    Tempat sampah (Hapus)

    Menghapus kategori. Muncul tombol centang untuk konfirmasi. Hanya owner/manajer yang melihat tombol ini.

Menyiapkan satuan (unit)

Satuan menjelaskan barang dijual atau disimpan dalam hitungan apa. Untuk bahan cair atau berat, pakai satuan kecil (ml, gram) supaya resep tidak memakai angka pecahan.

Jendela Unit Pengukuran berisi pcs, box, m², pak, Lembar, Rim, Liter
Jendela Unit Pengukuran berisi pcs, box, m², pak, Lembar, Rim, Liter
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Kolom nama unit

    Ketik nama satuan, misalnya Lembar, Rim, atau ml.

  2. 2

    Tambah

    Menyimpan satuan baru ke daftar.

  3. 3

    Pensil

    Mengganti nama satuan.

  4. 4

    Tempat sampah

    Menghapus satuan (perlu konfirmasi; hanya owner/manajer).

Langkahnya

  1. Klik Kelola Unit di Katalog Produk.
  2. Ketik nama satuan, lalu tekan Enter atau klik Tambah.

Mengaktifkan harga per luas (m²) untuk percetakan

Pilihan harga per m² (banner, spanduk, stiker besar) baru muncul di formulir produk setelah mode ini dinyalakan sekali di Pengaturan → Profil Toko.

Kartu Aktifkan Mode Pricing Berdasarkan Luas di halaman Pengaturan Profil Toko dengan label Aktif
Kartu Aktifkan Mode Pricing Berdasarkan Luas di halaman Pengaturan Profil Toko dengan label Aktif
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Aktifkan Mode Pricing Berdasarkan Luas

    Klik kartunya sampai berlabel Aktif. Sesudah disimpan, formulir produk punya bagian Mode Pricing (Satuan atau Luas Cetak).

Langkahnya

  1. Buka Pengaturan → Profil Toko.
  2. Gulir ke bagian Mode Pricing Lanjutan, klik kartu Aktifkan Mode Pricing Berdasarkan Luas.
  3. Klik Simpan Perubahan di bagian bawah halaman.

Tambah produk: informasi dasar

Klik Tambah Produk. Bagian pertama berisi nama, kategori, satuan, foto, deskripsi, dan tipe produk. Contoh di bawah membuat bahan baku "Kertas Art Paper A3+ 150gsm".

Formulir Tambah Produk Baru bagian Informasi Dasar dengan foto produk terpasang
Formulir Tambah Produk Baru bagian Informasi Dasar dengan foto produk terpasang
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Nama Produk

    Nama yang tampil di kasir, nota, dan laporan. Wajib diisi.

  2. 2

    Kategori

    Pilih kategori produk. Wajib.

  3. 3

    Unit

    Pilih satuan (Lembar, Box, m², dll). Wajib.

  4. 4

    Gambar Produk (Utama)

    Klik kotak untuk mengunggah foto. Bisa sampai 4 foto; foto pertama jadi gambar utama di kasir. Tanda × merah menghapus foto.

  5. 5

    Deskripsi

    Keterangan singkat produk (opsional).

  6. 6

    Siap Jual

    Barang dagangan yang dijual langsung ke pelanggan.

  7. 7

    Bahan Baku

    Bahan untuk produksi/resep (kertas, tinta, flexi). Bisa dihubungkan ke resep produk lain supaya stoknya terpotong otomatis.

  8. 8

    Jasa

    Layanan tanpa barang fisik, misalnya jasa desain.

Mode harga, produksi, dan lacak stok

Di bawahnya ada pilihan cara menghitung harga dan apakah produk perlu dikerjakan operator lebih dulu.

Bagian Mode Pricing dengan pilihan Satuan (UNIT) dan Luas Cetak (m²), centang Produk Perlu Antrian Produksi, dan sakelar Lacak Stok Produk
Bagian Mode Pricing dengan pilihan Satuan (UNIT) dan Luas Cetak (m²), centang Produk Perlu Antrian Produksi, dan sakelar Lacak Stok Produk
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Satuan (UNIT)

    Harga per pcs/lembar/box. Di kasir cukup isi jumlah.

  2. 2

    Luas Cetak (m²)

    Harga per luas. Di kasir, kasir mengisi lebar × tinggi dan harga dihitung otomatis.

  3. 3

    Produk Perlu Antrian Produksi

    Centang bila pesanan produk ini harus dikerjakan operator dulu; pesanan akan masuk ke antrian produksi.

  4. 4

    Lacak Stok Produk

    Nyala: stok dipantau dan dipotong saat terjual. Mati: produk selalu bisa dijual tanpa batas (cocok untuk jasa dan barang yang dibuat sesuai pesanan).

  5. 5

    Jenis Klik (Biaya Klik Mesin Cetak)

    Opsional. Pilih jenis klik bila produk dicetak di mesin yang ditagih per klik; catatan klik dibuat otomatis tiap transaksi.

Mengisi varian, harga, dan stok awal

Setiap produk minimal punya satu varian. Varian menyimpan SKU, harga jual, harga modal, dan stok. Untuk produk tanpa pilihan, biarkan Nama Varian kosong.

Kartu Varian Produk berisi SKU otomatis, harga jual 2500, harga modal 1500, stok awal 500
Kartu Varian Produk berisi SKU otomatis, harga jual 2500, harga modal 1500, stok awal 500
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Nama Varian

    Mis. "1 Sisi", "Ukuran L". Kosongkan bila produk hanya satu jenis.

  2. 2

    SKU (auto)

    Kode unik produk, dibuat otomatis dari nama. Boleh diganti sendiri (mis. kode barcode).

  3. 3

    Tombol putar

    Membuat ulang SKU otomatis.

  4. 4

    Harga Jual (Rp)

    Harga ke pelanggan. Wajib.

  5. 5

    Harga Modal / HPP

    Modal per satuan. Dipakai untuk menghitung laba kotor di laporan.

  6. 6

    Stok Awal

    Jumlah stok saat produk dibuat. Hanya muncul bila Lacak Stok nyala.

  7. 7

    Harga Bertingkat

    Membuka pengaturan harga grosir berdasarkan jumlah beli.

  8. 8

    Tambah Varian

    Menambah varian lain (mis. 2 Sisi) dengan harga sendiri.

Langkahnya

  1. Isi Nama Produk, pilih Kategori dan Unit, pilih Tipe Produk.
  2. Di Varian Produk isi Harga Jual, Harga Modal, dan Stok Awal.
  3. Klik Simpan Produk di bagian paling bawah. Kamu dibawa ke Manajemen Stok dan produk sudah ada di daftar.

Produk tanpa stok (dibuat sesuai pesanan)

Untuk hasil cetak yang dibuat dari bahan, matikan Lacak Stok Produk. Yang dipotong nantinya stok bahannya, lewat resep.

Sakelar Lacak Stok Produk dalam keadaan mati dengan keterangan ikon tak terhingga
Sakelar Lacak Stok Produk dalam keadaan mati dengan keterangan ikon tak terhingga
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Lacak Stok Produk (mati)

    Stok produk ini tidak dihitung. Kolom Stok Awal di varian hilang.

  2. 2

    Keterangan ikon ∞

    Produk tampil dengan tanda ∞ di kasir dan inventori, dan tidak pernah ditolak karena stok habis.

  3. 3

    Jenis Klik

    Tetap bisa diisi bila produk memakai mesin per klik.

Harga grosir bertingkat

Contoh Cetak A3+ Art Paper varian 1 Sisi: harga normal Rp 7.000, beli 50–99 lembar Rp 6.000, beli 100 lembar ke atas Rp 5.000. Kasir otomatis memakai harga yang cocok dengan jumlah di keranjang.

Bagian Harga Bertingkat berisi dua tier Grosir 50+ dan Grosir 100+
Bagian Harga Bertingkat berisi dua tier Grosir 50+ dan Grosir 100+
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Nama Varian

    Varian yang diberi harga bertingkat (di sini "1 Sisi").

  2. 2

    Harga Jual (Rp)

    Harga dasar, dipakai bila jumlah beli tidak cocok dengan tier mana pun.

  3. 3

    Harga Bertingkat

    Buka/tutup daftar tier. Lencana menunjukkan jumlah tier.

  4. 4

    Min Qty

    Jumlah beli paling sedikit untuk tier ini.

  5. 5

    Max (kosong = ∞)

    Jumlah paling banyak. Kosongkan untuk "ke atas".

  6. 6

    Harga/unit (Rp)

    Harga per satuan untuk tier ini.

  7. 7

    Tambah Tier Harga

    Menambah baris tier baru. Ikon tempat sampah di ujung baris menghapus tier.

Langkahnya

  1. Di kartu varian, klik Harga Bertingkat.
  2. Klik Tambah Tier Harga, isi label (opsional), Min Qty, Max, dan Harga/unit.
  3. Ulangi untuk tier berikutnya, lalu Simpan Produk.

Biaya khusus per varian (Ingredient Varian)

Kalau satu varian butuh bahan atau biaya tambahan yang tidak dipakai varian lain, isi di sini. Contoh: varian 2 Sisi ada ongkos cetak sisi kedua Rp 1.500.

Bagian Ingredient Varian dengan baris Ongkos cetak sisi kedua bertanda Biaya Jasa
Bagian Ingredient Varian dengan baris Ongkos cetak sisi kedua bertanda Biaya Jasa
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Ingredient Varian

    Buka/tutup daftar bahan khusus varian ini.

  2. 2

    Pilihan sumber

    "Biaya manual / tidak dari stok" atau pilih bahan dari stok supaya stoknya ikut terpotong saat varian ini terjual.

  3. 3

    Nama

    Nama bahan atau biaya.

  4. 4

    Qty

    Jumlah per 1 unit terjual.

  5. 5

    Harga/unit

    Biaya per satuan; masuk ke perhitungan HPP.

  6. 6

    Biaya Jasa

    Centang bila ini ongkos, bukan barang. Biaya jasa tidak memotong stok, hanya masuk HPP.

  7. 7

    Tambah Ingredient Varian

    Menambah baris berikutnya.

Resep bahan (BOM): potong bahan otomatis

Di bagian Bahan (Ingredient) kamu menulis bahan yang dipakai untuk 1 satuan produk. Contoh: 1 lembar Cetak A3+ memakai 1 lembar Kertas Art Paper dan 2 ml Tinta. Setiap kali produk ini terjual, stok kedua bahan itu berkurang sendiri.

Bagian Bahan berisi Kertas Art Paper 1 lembar dan Tinta Printer CMYK 2 ml, keduanya bertanda Terhubung
Bagian Bahan berisi Kertas Art Paper 1 lembar dan Tinta Printer CMYK 2 ml, keduanya bertanda Terhubung
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Tambah Bahan / Tutup

    Membuka daftar bahan (berubah jadi Tutup saat terbuka).

  2. 2

    Pilihan bahan dari stok

    Pilih produk bahan baku. Tulisan hijau Terhubung berarti stok bahan ini akan terpotong otomatis. Pilihan "Bahan manual" tidak memotong stok.

  3. 3

    Nama bahan

    Terisi otomatis saat bahan dipilih; boleh diganti.

  4. 4

    Jumlah

    Banyaknya bahan untuk 1 satuan produk.

  5. 5

    Unit

    Keterangan satuan bahan (lembar, ml, m²).

  6. 6

    Tambah Bahan Lagi

    Menambah baris bahan berikutnya.

  7. 7

    Simpan Produk

    Menyimpan produk beserta resepnya.

Langkahnya

  1. Pastikan bahan bakunya sudah dibuat sebagai produk bertipe Bahan Baku.
  2. Di formulir produk jadi, klik Tambah Bahan.
  3. Pilih bahan dari daftar sampai muncul tulisan Terhubung, isi Jumlah dan Unit.
  4. Klik Tambah Bahan Lagi untuk bahan berikutnya, lalu Simpan Produk.

Produk dengan harga per m² (banner, spanduk)

Setelah mode luas aktif, pilih Luas Cetak (m²) lalu tentukan basis hitungannya. Contoh: Spanduk Promo Flexi Rp 25.000/m².

Mode Pricing Luas Cetak dipilih dengan basis Per m²
Mode Pricing Luas Cetak dipilih dengan basis Per m²
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Luas Cetak (m²)

    Harga dihitung dari luas; kasir mengisi ukuran.

  2. 2

    Per m² (meter persegi)

    Untuk banner, spanduk, stiker besar. Harga varian = harga per m².

  3. 3

    Per cm² (sentimeter persegi)

    Untuk barang kecil presisi seperti akrilik.

  4. 4

    Per cm memanjang

    Untuk gulungan berlebar tetap (stiker UV DTF, pita, kain). Kasir cukup isi panjangnya.

  5. 5

    Produk Perlu Antrian Produksi

    Bila dicentang, pesanan masuk antrian produksi dan stok roll dipotong saat operator mengonfirmasi, bukan saat dibayar.

Varian untuk produk per m²

Untuk produk per m², kolom harga berubah menjadi Harga/m² dan stok dihitung dalam m² bahan.

Varian Flexi 280g dengan harga per m² 25000, stok bahan 120 m², dan centang bahan roll
Varian Flexi 280g dengan harga per m² 25000, stok bahan 120 m², dan centang bahan roll
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Harga/m² (Rp)

    Harga jual per meter persegi.

  2. 2

    Harga Modal / HPP

    Modal per m².

  3. 3

    Stok Bahan (m²)

    Sisa bahan dalam m². Berkurang sesuai luas yang dicetak.

  4. 4

    Ini adalah bahan roll

    Centang untuk bahan gulungan (banner, MMT) supaya lebar roll tercatat.

  5. 5

    Lebar Fisik Roll (m)

    Lebar gulungan bahan, mis. 3,2 m.

  6. 6

    Lebar Cetak Efektif (m)

    Lebar yang benar-benar bisa dicetak, biasanya 0,1–0,2 m lebih kecil dari lebar fisik.

Langkahnya

  1. Pilih Luas Cetak (m²) dan Per m².
  2. Di varian isi Harga/m², Harga Modal, dan Stok Bahan (m²).
  3. Centang bahan roll bila perlu, isi lebar fisik dan efektif.
  4. Tambah varian lain (mis. Flexi 340g) lalu Simpan Produk.

Mencari produk

Ketik sebagian nama atau SKU di kolom cari. Setiap varian tampil sebagai baris sendiri.

Hasil pencarian art paper di Katalog Produk
Hasil pencarian art paper di Katalog Produk
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Kolom cari

    Menyaring tabel saat kamu mengetik.

  2. 2

    Kolom Harga Jual

    Harga ke pelanggan per varian (untuk produk bertingkat: harga tier pertama).

  3. 3

    Kolom Harga Modal

    Modal per satuan yang tersimpan.

  4. 4

    Pensil

    Buka Edit Produk untuk baris itu.

Mengubah produk

Klik ikon pensil. Halaman Edit Produk berisi isian yang sama dengan formulir tambah.

Halaman Edit Produk Cetak A3+ Art Paper bagian atas
Halaman Edit Produk Cetak A3+ Art Paper bagian atas
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Edit Produk

    Judul halaman; nama produk yang sedang diubah tertulis di bawahnya.

  2. 2

    Kategori

    Pindahkan produk ke kategori lain.

  3. 3

    Unit

    Ganti satuan produk.

Mengubah varian dan harga grosir

Di halaman Edit, setiap varian tampil sebagai kartu. Stok tidak diubah di sini — pakai Manajemen Stok.

Kartu varian 1 Sisi di halaman edit dengan dua tier harga bertingkat
Kartu varian 1 Sisi di halaman edit dengan dua tier harga bertingkat
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Nama varian

    Ganti nama varian. Ikon tempat sampah merah di kanannya menghapus varian.

  2. 2

    SKU

    Ganti kode SKU.

  3. 3

    Harga Jual (Rp)

    Ubah harga jual. Berlaku untuk transaksi berikutnya.

  4. 4

    Modal / HPP

    Ubah harga modal.

  5. 5

    Tambah Tier

    Menambah tier harga grosir.

  6. 6

    Label tier

    Nama tier (mis. Grosir 50+). Tanda × menghapus tier.

  7. 7

    Tambah Varian

    Menambah varian baru ke produk ini.

Mengubah resep bahan

Bagian Bahan di halaman Edit menampilkan bahan yang terhubung ke stok beserta jumlah dan satuannya. Contoh di sini satuan ditulis "lembar" dan "ml".

Bagian Bahan di halaman edit dengan Kertas Art Paper dan Tinta terhubung ke stok
Bagian Bahan di halaman edit dengan Kertas Art Paper dan Tinta terhubung ke stok
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Terhubung ke Stok

    Pilih bahan dari stok. Ganti ke "Bahan manual" bila tidak ingin stoknya terpotong.

  2. 2

    ✓ Link

    Tanda bahan sudah terhubung; stoknya akan dipotong saat produk terjual.

  3. 3

    Satuan

    Keterangan satuan bahan.

  4. 4

    Tambah Bahan Lagi

    Menambah bahan berikutnya.

  5. 5

    Total HPP Bahan Baku

    Jumlah biaya bahan. Harga satuan bahan di sini terisi dari Kalkulator HPP; bila kosong tampil Rp 0.

Langkahnya

  1. Klik pensil pada produk di Katalog Produk.
  2. Gulir ke Bahan (Ingredient), ubah Jumlah atau Satuan.
  3. Klik Simpan Perubahan di bawah. Kamu dibawa kembali ke Manajemen Stok.

Menghapus produk

Cari produknya, lalu klik ikon tempat sampah di kolom Aksi. Muncul pertanyaan "Hapus produk ... beserta variannya?"; pilih OK untuk menghapus.

Ikon hapus pada produk Contoh Produk Salah Input di Katalog Produk
Ikon hapus pada produk Contoh Produk Salah Input di Katalog Produk
Klik gambar untuk memperbesarGeser gambar ke samping, atau ketuk untuk memperbesar

Tombol di gambar

  1. 1

    Ikon tempat sampah

    Menghapus produk beserta semua variannya setelah konfirmasi. Produk hilang dari katalog dan kasir.

Langkahnya

  1. Ketik nama produk di kolom cari.
  2. Klik ikon tempat sampah merah pada barisnya.
  3. Klik OK pada pertanyaan konfirmasi. Produk hilang dari daftar.

Alur kerja

Yang sering ditanyakan

Saya sudah pasang resep, kenapa stok bahan tidak berkurang saat dijual?

Pastikan setiap bahan dipilih dari daftar stok sampai muncul tulisan Terhubung (bukan "Bahan manual"), dan jumlahnya berupa angka bulat dalam satuan kecil. Jumlah pecahan kecil seperti 0,002 tidak mengurangi stok.

Bagaimana menjual banner per meter?

Nyalakan sekali Mode Pricing Berdasarkan Luas di Pengaturan → Profil Toko, lalu saat membuat produk pilih Luas Cetak (m²) → Per m² dan isi Harga/m² di varian. Kasir tinggal mengisi lebar × tinggi.

Apa beda Harga Jual dan Harga Modal?

Harga Jual dibayar pelanggan. Harga Modal (HPP) adalah biaya kamu per satuan dan dipakai menghitung laba di laporan. Kalau dikosongkan, laba akan terlihat terlalu besar.

Jasa desain tidak punya stok, bagaimana memasukkannya?

Pilih Tipe Produk Jasa dan matikan Lacak Stok Produk. Jasa tampil dengan tanda ∞ di kasir dan tidak pernah ditolak karena stok.

Bisakah satu produk punya harga berbeda untuk 1 sisi dan 2 sisi?

Bisa. Buat dua varian ("1 Sisi" dan "2 Sisi") di produk yang sama, masing-masing dengan harga jual, harga modal, dan harga grosirnya sendiri.

Saya salah membuat produk. Bisa dihapus?

Bisa, lewat ikon tempat sampah di Katalog Produk lalu OK pada konfirmasi. Produk dan semua variannya hilang dari kasir.